Tuesday, September 27, 2011

Origami: Kura Kura ( Sea Turtle )


Kura-kura dan penyu adalah hewan bersisik berkaki empat yang termasuk golongan reptil. Bangsa hewan yang disebut (ordo) Testudinata (atau Chelonians) ini khas dan mudah dikenali dengan adanya ‘rumah’ atau batok (bony shell) yang keras dan kaku.

Batok kura-kura ini terdiri dari dua bagian. Bagian atas yang menutupi punggung disebut karapas (carapace) dan bagian bawah (ventral, perut) disebut plastron. Kemudian setiap bagiannya ini terdiri dari dua lapis. Lapis luar umumnya berupa sisik-sisik besar dan keras, dan tersusun seperti genting; sementara lapis bagian dalam berupa lempeng-lempeng tulang yang tersusun rapat seperti tempurung. Perkecualian terdapat pada kelompok labi-labi (Trionychoidea) dan jenis penyu belimbing, yang lapis luarnya tiada bersisik dan digantikan lapisan kulit di bagian luar tempurung tulangnya.

Dalam bahasa Indonesia, kita mengenal tiga kelompok hewan yang termasuk bangsa ini, yalah penyu (bahasa Inggris: sea turtles), labi-labi atau bulus (freshwater turtles), dan kura-kura (tortoises). Dalam bahasa Inggris, dibedakan lagi antara kura-kura darat (land tortoises) dan kura-kura air tawar (freshwater tortoises atau terrapins).

Maka dari itu saya akan mencoba mempersembahkan kura kura dalam bentuk origami. bagi anda yang berminat untuk membuatnya silakan klik sini

Monday, September 26, 2011

secangkir kopi


Bagi Anda penikmat kopi sejati belum lengkap rasanya pengalaman menikmati cita rasa kopi lokal jika belum mencoba kopi lelet. Kopi khas Rembang, Jawa Tengah ini memiliki cita rasa yang kuat. Selain itu bagi perokok adonan kopi lelet yang cukup kental biasa digunakan untuk menambah cita rasa rokok dengan cara mengoleskan ampas kopi ke rokok yang hendak di hisap.

Dari sejumlah warung kopi lelet di kota Rembang, Jawa Tengah, warung yang cukup dikenal adalah warung milik pak Jono di Jalan Cokroaminoto. Kopi yang digunakan dalam kopi lelet bukan produk kopi kemasan dari pabrik melainkan kopi olahan sendiri yang ditumbuk halus melalui beberapa kali penyaringan.

Cara penyajian kopi lelet juga berbeda dengan membuat minuman kopi pada umumnya. Pertama kopi dan gula dimasukan dalam panci lalu dituangkan air panas kedalamnya. Adonan ini masih harus kembali dimasak setelah benar - benar mendidih baru kopi disajikan.
Satu gelas kopi lelet harganya cukup murah 2000 rupiah saja. Selain rasanya yang mantap penggemar kopi ini biasanya juga memanfaatkan kopi lelet untuk menambah cita rasa rokok. Caranya ampas kopi yang kental dioleskan pada batang rokok yang akan dihisap dengan hati - hati baru kemudian rokok disulut dan dihisap. Tak jarang para penggemar kopi yang juga perokok berupaya membentuk pola menarik, saat mengoleskan ampas dari rokok, seperti kreasi lukisan batik atau ukir - ukiran.